Jenis Karies Gigi Menurut Lokasinya

http://www.infogigi.comKaries gigi adalah salah satu infeksi bakteri yang paling umum pada manusia, ditandai oleh demineralisasi dan penghancuran matriks organik dari gigi-gigi.

Perkembangan karies diakibatkan dari suatu interaksi plak bakteri, komponen-komponen diet, respons-respons pejamu yang berubah dan waktu. Perubahan elektrokimia yang disebabkan oleh pembentukan asam dan aliran ion tampaknya menjadi penyebab.

Patogen utamanya, Streptococcus mutans bersama dengan Actinomyces viscocus, spesies-spesies Lactobacillius dan Streptococcus sanguis sangat berkaitan dengan gigi dan pembentukan asam laktat yang diperlukan untuk penghancuran email.

Ada 2 tipe karies, yang diklasifikasikan menurut lokasinya: fisura adalah bentuk yang paling umum. Terjadi paling sering pada fisurafisura dalam di permukaan kukunya gigi-gigi postorior.

Karies permukaan halus biasanya terjadi di tempat-tempat yang terlewatkan dari pembersihan plak seperti tepat di bawah kontak interproksimal, di tepi gusi dan pada permukaan akar.

READ:  Mengenal Dens Invaginatus dan Dens Evaginatus

Karies dimulai sebagai suatu dekalsifikasi email yang tampak sebagai suatu titik atau fisura putih berkapur. Ujung sonde gigi dipakai untuk mendeteksi lesi lunak tersebut.

Kematangan dari lesi memungkinkan kelanjutan karies menembus email, kemudian ke lateral di sepanjang batas nembus email, kemudian ke lateral di sepanjang batas denting-email dan akhirnya ke arah pulpa.

Kepekaan terhadap panas, dingin dan manis adalah gejala yamg umum; tetapi perubahan warna, hilangnya jaringan keras atau infeksi pulpa dapat terjadi sebelum pasien menyadari penyakitnya.

Jika karies terjadi dengan sangat cepet, seperti pada beberapa anak dan dewasa muda, maka dipakai istilah “karies rampan”. “Karies radiasi atau amputasi” adalah bentuk lain dari karies yang terjadi pada pasien-pasien radioterapi yang kehilangan aksi perlindungan dari saliva.

READ:  Perawatan Karies Akar Gigi

“Karies botol susu” adalah akibat dari kontak berkepanjangan gigi-gigi dengan cairan-cairan yang mengandung gula pada bayi. “Karies akar ” paling sering akibat serostomia.