Deteksi Gigi Berlubang Anda

Dara Rosenberg, Kepala Departemen Kesehatan Gigi dan Mulut di St Barnabas Hospital, New York, AS, mengungkapkan gigi berlubang yang didiamkan terlalu lama bisa menimbulkan focus of infection. Yaitu, suatu infeksi kronis di satu gigi yang sudah ada dalam waktu cukup lama, sehingga bisa memicu gangguan di bagian tubuh lainnya, seperti jantung, ginjal dan mata. Cukup menyeramkan, bukan? Untuk mencegahnya, mulailah merawat gigi agar tidak mudah bolong dan keropos. Tapi, tanpa perlu ke dokter sebenarnya Anda bisa mendeteksi sendiri gigi berlubang. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui gigi berlubang lebih cepat, dan bisa segera ditangani sebelum makin parah.

Lantas, bagaimana mendeteksi lebih awal?

– Raba sekeliling gigi dengan lidah. Dengan cara ini, sebenarnya, dapat mengindikasi adanya lubang pada gigi. Sayangnya, bila sudah teraba lidah, dapat menjadi tanda lubang gigi sudah cukup besar. Kerapkali, keadaan ini terjadi pada gigi geraham.

READ:  Tanda Gusi yang Sehat

– Kerap merasa ngilu di bagian gigi, ketika mengonsumsi makanan manis, asam, atau bersuhu dingin, dapat menjadi sinyal Anda memiliki gigi berlubang. Untuk memastikan adanya lubang pada gigi dengan cepat adalah memeriksakan diri ke dokter gigi.

– Jika Anda sering mengalami migrain atau pegal-pegal di bagian leher secara kontinyu, dan tidak sembuh-sembuh, ada baiknya Anda mengecek gigi, apakah ada yang berlubang. Bila ada, jangan-jangan gigi berlubang itulah biang keladinya. Kondisi tersebut juga dapat dijadikan sinyal makin memburuknya lubang gigi.