Cara Merapihkan Gigi Mesiodens

Cara Merapihkan Gigi MesiodensGigi mesiodens atau biasa disebut dengan supernumerary teeth merupakan salah satu kelainan gigi yang dimana jumlah gigi yang tidak normal. Letak gigi mesiodens biasanya di sebelah palatina gigi insisivus rahang atas dan berada di atas atau diantara akar gigi insisifus rahang atas, dapat bererupsi pada masa anak-anak.

Penyebab gigi mesiodens sebetulnya bersifat bawaan dan tidak ada faktor lingkungan yang ditemukan. Mesiodens ditemukan biasanya berpasangan bahkan kadang terlihat lebih dari dua pasang. Mesiodens gigi sulung biasanya berbentuk normal atau konus sedangkan mesiodens gigi permanen mempunyai beberapa variasi, yaitu : konus (kecil berbentuk peg shaped), tuberkel (pendek,berbentuk tong), supplement (mirip insisid lateral) dan odontoma (satu bagian dari kelompok).

Loading...

READ:  Pro dan Kontra Mengenai Pasta Gigi yang Mengandung Bahan Triclosan

Erupsi yang terlambat, dilaserasi, crowding dan displacement (malposisi) gigi yang bersebelahan, serta diastema yang abnormal berhubungan dengan adanya mesiodens. Masalah oklusal yang disebabkan mesiodens biasanya terbatas pada ketidakteraturan susunan gigi insisif atas yang terlokalisir. Khususnya gigi insisif terotasi atau terdapat midline diastema pada rahang atas.

Manajemen gigi mesiodens bergantung pada jenis dan posisi gigi serta  pengaruh yang potensial terjadi pada gigi-geligi yang berdekatan. Pencabutan mesiodens dapat dilakukan sampai gigi tersebut erupsi hampir semua mesiodens yang konus dan tidak terbalik dapat diharapkan erupsi. Kebanyakan mesiodens tuberkel dan tipe konus yang terbalik, serta odontoma harus dicabut. Waktu perawatan perlu dipertimbangkan secara bijak dengan melihat keuntungan dan kerugian perawatan awal (sebelum usia 6 tahun) dan perawatan yang ditunda (sebelum usia 8-10 tahun).

READ:  Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Susu Anak

Pencabutan gigi mesiodens tersebut secepat mungkin sejak saat diketahui, sebelum menimbulkan malposisi atau untuk meminimalisasi bila telah terjadi malposisi dari gigi lainnya. Bila terdiagnosis secara radiografi, maka harus dilakukan operasi untuk mengeluarkan gigi mesiodens.

Kadang mesiodens tidak bererupsi dan tidak menimbulkan masalah oklusal. Dalam hal ini, mesiodens bisa dibiarkan tetapi pada posisinya, khususnya jika gigi ini terletak tinggi di dalam rahang dan terbalik atau jika tindakan pencabutan bisa merusak gigi yang lain.

Usia yang dianjurkan oleh beberapa peneliti untuk pencabutan sekitar 8-10 tahun setelah pertumbuhan akar insisif sentral hampir selesai dengan demikian gangguan yang mungkin terjadi diharapkan seminimal mungkin. Apabila tindakan pembedahan segera maka dapat mengakibatkan erupsi gigi insisif terganggu karena gigi mengalami rotasi dan terjadi pergeseran midline.

READ:  Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Gigi?

Loading...