Pertumbuhan Gigi Pada Bayi

Sebenarnya tumbuhnya gigi bayi sudah dimulai sejak ia masih berupa janin. Namun karena pertumbuhannya masih di dalam rahang, maka proses ini tidak terlihat oleh mata kita. Makanya istilah yang lebih tepat untuk menamakan proses keluarnya gigi pada bayi sebenarnya bukan tumbuh, tapi “muncul”. Gigi pertama akan muncul biasanya ketika bayi berusia 5-7 bulan. Nah, jika bayi Anda seusia ini dan Anda sering melihatnya memasukkan kepalan tangannya (atau benda lainnya) ke dalam mulutnya, maka kemungkinan besar tak lama lagi gigi pertamanya akan muncul.
Gigi susu pada bayi meskipun akan digantikan dengan gigi tetap, harus selalu dirawat dan dijaga kebersihannya. Hal itu karena kesehatan mulut buah hati sangat bergantung pada kebersihan giginya. Gigi susu biasanya tumbuh diawali di bagian depan, antara usia enam hingga 24 bulan. Jumlah gigi susu 20 buah, terdiri dari 8 buah gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 buah gigi geraham. Lalu, saat berusia 5-6 tahun gigi susu tersebut akan tanggal satu persatu dan gigi tetap mulai tumbuh.

Pertumbuhan gigi tetap ini, juga akan mengikuti letak gigi susu. Jadi, jika gigi susu tidak dirawat, kemungkinan besar nantinya akan muncul kelainan pada komposisi gigi tetap. Untuk merawat gigi susu, Anda bisa menggunakan kain kasa atau sikat jari yang banyak dijual di pasaran. Gunakan air hangat, lalu bersihkan mulut dan gigi buah hati. Penggunaan odol saat membersihkan gigi bayi, tidak terlalu disarankan karena bisa tertelan.

READ:  Jantung Sehat dengan Rajin Menyikat Gigi

Saat gigi pertamanya tumbuh, sebenarnya anak sudah bisa diajak ke dokter gigi. Selain untuk memeriksakan kondisi kesehatan giginya, anak bisa lebih familiar dengan dokter gigi. Hal itu untuk menghindari ketakutan anak, pergi ke dokter gigi. Jangan membawa anak ke dokter gigi hanya saat dalam keadaan sakit, hal itu bisa menimbulkan trauma berkepanjangan. Usahakan selalu teratur memeriksakan gigi buah hati setiap enam bulan.