Merawat Gigi Anak Agar Tetap Bersih dan Sehat

Gigi adalah salah satu organ yang sangat penting, selain fungsinya untuk mencerna makanan, juga sebagai salah satu elemen estetika. Sebagai orang tua, ingatkah betapa bahagianya Anda ketika melihat ujung gigi susu pertama si kecil muncul? Satu per satu gigi susu si kecil yang tumbuh Anda hitung sampai lengkap. Tentu Anda tidak mau gigi-gigi itu rusak dan tanggal sebelum waktunya. Sayangnya riset terbaru menunjukkan bahwa ribuan anak kecil sudah harus menderita sakitnya cabut gigi karena gigi mereka membusuk.

Kapan Perawatan Gigi Anak Harus Dimulai?

Perawatan gigi harus dimulai sejak gigi susu anak mulai tumbuh, karena :

1. Pada masa gigi susu, sedang terjadi pembentukan gigi tetap di dalam tulang, sehingga jika ada kerusakan gigi susu yang parah dapat mengganggu proses pembentukan gigi tetapnya. Hal ini dapat mengakibatkan gigi tetap anak tumbuh tidak normal.
2. Mulut adalah lokasi pertama yang dilalui makanan dalam proses pencernaan. Jika terjadi gangguan pada mulut, maka kelancaran proses pencernaan pun terganggu.
3. Infeksi yang terjadi pada gigi dan mulut dapat mempengaruhi kesehatan organ di dalam tubuh seperti jantung, paru-paru, ginjal, dll, karena infeksi dalam mulut dapat menyebar ke organ-organ tersebut.
4. Infeksi gigi dan mulut akan membuat anak malas beraktivitas dan belajar.

Bagaimana cara merawat gigi anak?

READ:  Waktu Menggosok Gigi Pada Bayi dan Anak

Rawatlah gigi anak sejak gigi pertamanya muncul :

* Begitu gigi pertama anak muncul, bersihkanlah sisa susu yang menempel pada gigi anak dengan tisu atau kain kasa lembut yang dibasahi air hangat perlahan-lahan dengan gerakan memutar.
* Bila gigi sudah mulai tumbuh lebih banyak, Anda bisa menggunakan sikat gigi khusus yang dililitkan pada jari Anda. Bersihkan juga langit-langit, dinding mulut, permukaan lidah dan gusi.

1. Untuk tahap pengenalan lebih baik tidak memakai pasta gigi, cukup gunakan air hangat matang saja.
2. Setelah beberapa minggu dan anak sudah tidak melakukan penolakan lagi, mulailah memperkenalkan pasta gigi khusus anak, CleanMe Pasta Gigi Isomalt Kid Strawberry yang bebas fluoride, sehingga aman bila tertelan.
3. Karena anak belum bisa berkumur, jangan lupa menyediakan lap atau tisu.
4. Jadikan pengalaman membersihkan gigi sebagai pengalaman yang menyenangkan, sehingga saat anak mulai diperkenalkan dengan sikat gigi pada usia 1 tahun, anak tidak takut lagi melihat sikat gigi.
5. Biarkan si kecil melihat orang tuanya menggosok gigi sebagai contoh, demikian diungkapkan oleh Drg. Taty Z. Cornain, Sp.KGA.
6. Periksakan gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali.

READ:  Manfaat Gigi Susu

Bagaimana cara membiasakan anak menggosok gigi?

* Mulailah mengajari anak menggosok gigi sendiri ketika anak berusia 2 tahun. Pangkulah di depan cermin dan Anda dari belakang memandu tangan si kecil menggerakkan sikat gigi dengan gerakan memutar. Pilihlah sikat gigi yang ukurannya sesuai dengan anatomi mulut anak, memiliki bulu sikat yang lembut dan pegangannya nyaman digenggam.
* Tanamkan disiplin dengan membiasakan si kecil menyikat gigi minimal 2 kali sehari, setiap setelah makan dan sebelum tidur.
* Anak sudah bisa mulai diperkenalkan dengan dokter gigi, meski belum ada keluhan. Temani dia memeriksakan giginya secara rutin 6 bulan sekali.
* Pilihlah CleanMe Pasta Gigi Kid Strawberry, yang selain aman bila tertelan, rasa strawberry-nya juga pasti disukai anak.

READ:  Langkah-langkah menggosok gigi anak