Faktor Penyebab Gingivitis atau Gusi Bengkak

Gingivitis adalah peradangan pada gusi (gingival). Gingivitis sering terjadi dan bisa timbul kapan saja setelah tumbuhnya gigi. Cirri-cirinya: gusi meradang, tampak merah, membengkak, dan mudah berdarah. Gingivitis hampir Selengkapnya...

Cara Mengatasi Gingivitis

Untuk mengatasi Gingivitis, kondisi medis yang menyebabkan atau memperburuk Gingivitis harus diketahui. Setelah penyebabnya diketahui baru kemudian diatasi. Berikut adalah cara mengatasi Gingivitis berdasarkan penyebabnya: 1. Jika penyebabnya Selengkapnya...

Cara Mengatasi Gigi Goyah

Gigi goyah dapat diatasi dengan beberapa cara: 1. Bila goyahnya gigi disebabkan oleh penyakit periodontitis, segera kunjungi dokter gigi spesialis Periodontologi untuk dirawat. Pada penderita periodontitis, dokter gigi Selengkapnya...

Penyebab dan Cara Mengatasi Gigi Copot

Gigi copot adalah keadaan dimana gigi terlepas dari tempatnya. Kalau yang copot adalah gigi dibagian belakang, mungkin masih bisa disembunyikan dan tak mempengaruhi penampilan, meski dari segi fungsi Selengkapnya...

Penyebab Gigi Menjadi Goyah

Gigi goyah adalah keadaan dimana posisi gigi tidak lagi kuat. Gigi goyah bisa terjadi karena beberapa sebab, antara lain: 1. Terjadinya radang pada penyangga gigi atau periodontitis yang Selengkapnya...

4 Macam Gingivitis

Ada beberapa macam Gingivitis Gingivitis Deskuamativa Merupakan suatu keadaan yang paling sering ditemukan pada wanita pasca menopause dimana lapisan gusi yang paling luar terpisah dari jaringan dibawahnya. Gusi Selengkapnya...

Cara Menghindari Gigi Berjejal

Gigi berjejal atau saling bertumpuk merupakan keadaan tumbuhnya gigi diluar susunan gigi yang normal. Hal ini bisa terjadi karena beberapa sebab: 1. Adanya ketidaksesuaian antara ukuran lengkung rahang Selengkapnya...

Mencegah Caries atau Gigi Berlubang

Caries atau Karies dalam bahasa Indonesia, sebenarnya bukan istilah untuk lubang gigi. Dalam sebuah situs dokter gigi dijelaskan bahwa Karies adalah istilah untuk penyakit infeksi. Karies yang terjadi Selengkapnya...

Dislokasi Rahang Bawah

Dislokasi adalah keluarnya persendian antara rahang atas dan rahang bawah. Sebagaimana kita ketahui, tulang rahang atas dan rahang bawah bersatu seperti engsel. Pada waktu mengunyah atau menguap, pergerakan Selengkapnya...

Sarcoma Kaposi dan Limfoma non Hodgkins

Sarcoma Kaposi adalah keganasan paling umum yang berkaitan dengan infeksi HIV. Keganasan ini adalah tumor dari proliferasi vaskuler yang terjadi pada kulit maupun jaringan mukosa. Penyebabnya tidak diketahui, Selengkapnya...

Faringitis Yang Ditularkan Secara Seksual

Organisme kemaluan seperti virus herpes simpleks tipe 2, Neisseria gonorrhoeae dan Chlamydia trachomatis dapat menyebabkan faringitis dengan cara penularan dari kontak langsung dengan sekresi atau lesi genital dan Selengkapnya...

Perdarahan Gusi Spontan Gingivitis Leukemia

Leukemia, suatu kondisi keganasan yang ditandai oleh produksi berlebihan sel darah putih, diklasifikasikan menurut morfologi sel (monositik, mielogenus atau limfoblastik) dan perjalanan klinis dan penyakitnya (akut atau kronis). Selengkapnya...

Tato Amalgam atau Argyrosis Fokal

Tato disebabkan oleh tertanamnya pigmen-pigmen eksogen di dalam mukosa dengan sengaja atau secara kebetulan. Tipe intraoral yang paling sering adalah tato amalgam yang disebut oleh beberapa orang sebagai Selengkapnya...

Edema Gusi dari Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah kelainan relatif umum yang manifestasi-manifestasi klinisnya tergantung pada usia saat timbulnya, lamanya dan parahnya Insufisiensi Tiroid. Jika pasien kekurangan hormon pada usia dini, Maka akan mengakibatkan Selengkapnya...

Hiperplasia Gusi Akibat Obat

Pada kira-kira 25 sampai 50% pasien yang mendapat obat terapeutik phenytoin (Dilantin), nifedipine (procardia) dan cyclosporine-A, pembesaran bulbus dari gusi adalah efek samping yang umum. Keadaan tersebut biasanya Selengkapnya...

Chanre Sifilis

Sifilis adalah suatu penyakit kelamin yang disebabkan oleh spirochaeta anaerob yaitu Treponema pallidum. Tanda dari sifilis oral primer adalah chanre tanpa sakit yang menunjukkan reaksi granulomatosa terhadap obliterasi Selengkapnya...