Mau Putihkan Gigi? Gunakan pemutih gigi instan. Terbukti aman. Klik di sini!

Nevus di Dalam Mulut

Suatu nevus umumnya terlihat di kulit dan kadang-kadang dapat terjadi di dalam mulut. Meskipun histogenesis dari nevus masih menjadi pertentangan, para pakar curiga bahwa nevus merupakan turunan dari Selengkapnya...

Chanre Sifilis

Sifilis adalah suatu penyakit kelamin yang disebabkan oleh spirochaeta anaerob yaitu Treponema pallidum. Tanda dari sifilis oral primer adalah chanre tanpa sakit yang menunjukkan reaksi granulomatosa terhadap obliterasi Selengkapnya...

Infeksi Jamur Oral

Kandidiasis, dalam berbagai penampilan klinis adalah infeksi mulut paling umum, yang terjadi pada permukaan mukosa pasien AIDS dan seringkali merupakan manifestasi oral yang pertama. Infeksi kandida biasanya bersifat Selengkapnya...

Ulkus Granulomatosus

Dua infeksi granulomatosus umum yang dapat mengakibatkan ulkus oral adalah tuberculosis (TB) dan histoplasmosis. Ini adalah lesi jarang yang dapat dijumpai pada orang yang lebih tua sesudah penyakit Selengkapnya...

Ulkus Traumatikus

Ulserasi oral kambuhan adalah suatu keadaan umum akibat dari beberapa penyebab, dimana trauma merupakan penyebab yang paling umum. Ulkus dapat terjadi pada semua usia dan pada kedua jenis Selengkapnya...

Hipersensitivitas Lambat Pada Rongga Mulut

Hipersensitivitas lambat (tipe IV) adalah suatu respons dari system kekebalan terhadap allergen yang masuk secara local atau sistemik, yang biasanya berkembang lambat dan mencapai tingkat maksimumnya 24 sampai Selengkapnya...

Tato Amalgam atau Argyrosis Fokal

Tato disebabkan oleh tertanamnya pigmen-pigmen eksogen di dalam mukosa dengan sengaja atau secara kebetulan. Tipe intraoral yang paling sering adalah tato amalgam yang disebut oleh beberapa orang sebagai Selengkapnya...

Pemphigus Vulgaris

Pemphigus adalah suatu penyakit vesikulobulosa, berpotensi fatal yang dikategorikan dalam 4 tipe: vulgaris dan vegetans, yang mempunyai manifestasi intraoral dan foliaseus dan eritematosus, yang tidak selalu mengakibatkan penyakit Selengkapnya...

Sindrom Behcet

Sindrom Okulo-Oral-Genital Sindrom behcet, sesuai nama seorang dokter Turki yang pertama-tama menguraikan kelainan ulseratif yang terutam mengenai 3 daerah: mata, rongga mulut dan kelamin. Karena alasan ini maka Selengkapnya...

Stomatitis Apthosa Kambuhan

 Apthae Minor, Ulkus Apthosa Stomatitis apthosa kambuhan diklasifikasikan dalam 3 kategori menurut ukurannya: apthae minor, apthae major dan ulkus herpetiformis. Kira-kira 20% dari penduduk menderita apthae minor atau Selengkapnya...

Neoplasma Epitel Jinak

Papiloma Skuamosa Papiloma adalah neoplasma epitel jinak yang paling umum dalam rongga mulut. Tampak sebagai massa-massa yang tumbuh keluar, kecil, merah muda-putih yang biasanya berdiameter kurang dari 1 Selengkapnya...

Kondiloma Akuminatum

Kutil Kemaluan Kondiloma akuminatum adalah suatu tumbuhan papilomatosa yang dapat menular, dapat tampak mirip dengan papiloma atau fibroma, kecuali untuk beberapa gambaran yang membedakan. Kondiloma oral terjadi jauh Selengkapnya...

Kandidiasis Keratotik Kronis

Hiperplastik Kandidiasis keratotik kronis disebabkan oleh organisme candida sp. yang menerobos permukaan mukosa dan menstimulasi respons hiperplastik. Iritasi kronis, kebersihan mulut yang jelek, dan serostomia adalah faktor-faktor predisposisi; Selengkapnya...

Granula Fordyce

Granula fordyce adalah kelenjar-kelenjar sebasea ektopik yang dijumpai di dalam mulut, yang dianggap sebagai variasi dari anatomi mukosa mulut yang normal. Granula-granula ini terdiri atas kelenjar sebasea, yang Selengkapnya...

Papilla Retrokuspid dan Lipofibroma

Papilla Retrokuspid Struktur anatomi ini tidak terlihat pada semua orang. Terdiri atas papula fibroepitel yang keras, biasanya 1 sampai 4 mm diameternya, terletak pada gusi cekat dilingual kaninus Selengkapnya...