Mau Putihkan Gigi? Gunakan pemutih gigi instan. Terbukti aman. Klik di sini!

Chanre Sifilis

Sifilis adalah suatu penyakit kelamin yang disebabkan oleh spirochaeta anaerob yaitu Treponema pallidum. Tanda dari sifilis oral primer adalah chanre tanpa sakit yang menunjukkan reaksi granulomatosa terhadap obliterasi Selengkapnya...

Faringitis Yang Ditularkan Secara Seksual

Organisme kemaluan seperti virus herpes simpleks tipe 2, Neisseria gonorrhoeae dan Chlamydia trachomatis dapat menyebabkan faringitis dengan cara penularan dari kontak langsung dengan sekresi atau lesi genital dan Selengkapnya...

Infeksi Virus Oral Herpes Simpleks

Infeksi virus oral Virus herpes (herpes simpleks, varicella zoster, sitomegalovirus dan Epstein Barr), terdapat dalam jumlah besar didalam penyakit mulut yang diderita pasien AIDS. Infeksi virus herpes simpleks Selengkapnya...

Infeksi Jamur Oral

Kandidiasis, dalam berbagai penampilan klinis adalah infeksi mulut paling umum, yang terjadi pada permukaan mukosa pasien AIDS dan seringkali merupakan manifestasi oral yang pertama. Infeksi kandida biasanya bersifat Selengkapnya...

Stomatitis Apthosa Kambuhan

 Apthae Minor, Ulkus Apthosa Stomatitis apthosa kambuhan diklasifikasikan dalam 3 kategori menurut ukurannya: apthae minor, apthae major dan ulkus herpetiformis. Kira-kira 20% dari penduduk menderita apthae minor atau Selengkapnya...

Ulkus Kemoterapeutik

Pasien-pasien yang menerima obat-obat imunosupresi untuk berbagai penyakit serius, termasuk transplantasi organ, kondisi autoimun, atau neoplasma., dapat mengalami ulserasi oral dan stomatitis. Efek samping dari obat kemoterapeutik dapat Selengkapnya...

Manifestasi Oral Dari Infeksi HIV

Infeksi HIV dan AIDS Aquired immune deficiency syndrome (AIDS) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV, HTL V III), yang pertama-tama dilaporkan oleh Center Selengkapnya...

Sindrom Behcet

Sindrom Okulo-Oral-Genital Sindrom behcet, sesuai nama seorang dokter Turki yang pertama-tama menguraikan kelainan ulseratif yang terutam mengenai 3 daerah: mata, rongga mulut dan kelamin. Karena alasan ini maka Selengkapnya...

Apthosa Major

Periadentis mukosa nekrotika kambuhan [PMNR], penyakit Sutton, scarifying  stomatitis, ulkus apthosa berparut kambuhan Apthosa Major adalah suatu varian besar dari Apthosa minor, mengakibatkan ulkus-ulkus yang lebih besardan lebih Selengkapnya...

Hiperplasia Gusi Akibat Obat

Pada kira-kira 25 sampai 50% pasien yang mendapat obat terapeutik phenytoin (Dilantin), nifedipine (procardia) dan cyclosporine-A, pembesaran bulbus dari gusi adalah efek samping yang umum. Keadaan tersebut biasanya Selengkapnya...

Perdarahan Gusi Spontan Gingivitis Leukemia

Leukemia, suatu kondisi keganasan yang ditandai oleh produksi berlebihan sel darah putih, diklasifikasikan menurut morfologi sel (monositik, mielogenus atau limfoblastik) dan perjalanan klinis dan penyakitnya (akut atau kronis). Selengkapnya...

Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa seringkali tampak sebagai suatu ulkus. Dalam tahap dini biasanya kecil, tidak sakit, dan tidak berulserasi; tetapi sifat menetap dari penyakitnya mengakibatkan proliferasi neoplastik yang segera Selengkapnya...

Papilla Retrokuspid dan Lipofibroma

Papilla Retrokuspid Struktur anatomi ini tidak terlihat pada semua orang. Terdiri atas papula fibroepitel yang keras, biasanya 1 sampai 4 mm diameternya, terletak pada gusi cekat dilingual kaninus Selengkapnya...

Herpes Simpleks Kambuhan

Setelah infeksi awalnya, HSV menginfeksi serabut-serabut saraf sensoris, berpindah ke ganglion saraf regional dan mengkait stabil pada inti sel yang terinfeksi secara tersembunyi dan tak dapat dideteksi. Pengaktifan Selengkapnya...

Pemphigus Vulgaris

Pemphigus adalah suatu penyakit vesikulobulosa, berpotensi fatal yang dikategorikan dalam 4 tipe: vulgaris dan vegetans, yang mempunyai manifestasi intraoral dan foliaseus dan eritematosus, yang tidak selalu mengakibatkan penyakit Selengkapnya...

Hipersensitivitas Lambat Pada Rongga Mulut

Hipersensitivitas lambat (tipe IV) adalah suatu respons dari system kekebalan terhadap allergen yang masuk secara local atau sistemik, yang biasanya berkembang lambat dan mencapai tingkat maksimumnya 24 sampai Selengkapnya...